Kecamatan Ngapa Dominasi CJH Kolut

Asisten III setda Kolaka Utara menyerahkan bendera kloter kepada Asisten I sebagai PHD CJH

 

Lasusua---Musim Haji tahun ini Kolaka Utara memberangkatkan jemaahnya sebanyak 217 orang, dan Jumlah jemaah terbanyak berasal dari Kecamatan Ngapa yaitu sebanyak 94 Orang, dan jemaah paling sedikit berasal dari Kecamatan Wawo dan Purehu masing 2 Orang.

“Rincian jemaah yakni Dari Kecamatan Lasusua dan Katoi 52 Orang, Ranteangin 6 Orang, Lambai 6 Orang, Wawo 2 Orang, Kodeoha Tiwu 38 Orang, Ngapa 94 Orang, Watunohu 7 orang, Pakue 7 Orang, Pakue Tengah 3 Orang dan Purehu 2 Orang,”Ujar Kepala Kementerian Agama Kolaka Utara Drs.Muslimin Nur pada acara pelepasan jemaah Haji di Pelabuhan Katoi Senin (29/8).

Lebih lanjut Muslimin Nur menerangkan bahwa CJH regular Kolaka utara sebanyak 217 orang, Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) 1 Orang yang diwakili Asisten I Setda Kolaka Utara Zainuddin.B dan totalnya 218 orang.“Kalau Jumlah keselurahan dengan TPHD 218 orang, namun dari kecamatan Ngapa 1 Orang Mutasi ke Kolaka, jadi jumlah terakhir sebanyak 217 orang, Sementara Jemaah Termuda berasal dari Desa Lawekara Kecamatan Ranteangin dengan usia 23 Tahun, Sementara Jemaah tertua berasal Yaqub dari Kelurahan Lasusua, Kecamatan Lasusua dengan usia 88 Tahun”katanya.

Keberangkatan Jemaah Haji di Wilayah pimpinan Rusda Mahmud sudah menjadi tradisi setiap tahun keberangkatan 1 Jemaah diantar oleh Puluhan anggota keluarganya mulai dari Pelabuhan Katoi Hingga Ke Bandara Sultan Hasanuddin, Alhasil Ribuan masyarakat memadati Pelabuhan Katoi dan saling berebut hanya untuk bersalaman dengan para jemaah sehingga Para Panitia dan petugas kewalahan mengatasi proses keberangkatan haji.

Menanggapi hal itu Asisten III Kabupaten Kolaka Haedirman Sarira dalam melepas CJH  menyatakan bahwa dalam keberangkatan haji kali ini dirinya berharap pada keluarga jemaah yang ditinggalkan tidak menyikapai secara berlebihan keberangkatan keluarganya untuk melaksnakan ibadah haji, karena hal tersebut membuat panitia dan petugas terusik,

“Dijaman Teknologi canggih seperti ini segala fasilitas telah diupayakan pemerintah untuk kenyamanan para jemaahnya, untuk itu mari kita melepas keluarga kita untuk berangkat melaksnakan ibadah haji di tanah suci dengan Ikhlas dan mempercayakan sepenuhnya pada pemerintah yang telah memfasilitasi kegiatan ini,”Katanya.

Diapun berpesan kepada para jemaah agar senantiasa menjaga sikap dan prilaku karena disamping bersifat ibadah perseorangan, jemaah juga akan membawa nama dan kehormatan daerah,”semoga dalam menjalankan ibadah haji tidak terdapat kendala yang berarti dan kembali dengan selamat bertemu dengan sanak keluarga disertai dengan gelar Jemaah haji mabrur,”Pungkasnya.

 


Komentar: 0

    Form Komentar